Si jago merah

Empat rumah kontrakan di kawasan Kembangan Utara, RT 08 RW 01, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (28/12/2010), hangus akibat dilalap Si jago merah.

Menurut petugas operator radio TMC Polda Metro Jaya, Aipda Herbet, aApi diketahui bermula sekitar pukul 15.00 WIB. "Asal api diduga berasal dari sebuah kos-kosan milik Ibu Hj Samsiah. Penyebabnya korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa atau pun korban luka dari kebakaran tersebut," ujar Aipda Herbet.

Hingga laporan ini diturunkan, petugas Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta telah tiba di lokasi kejadian dan mmbawa empat mobil damkar. Saat ini api telah berhasil dipadamkan. Demikian catatan online SEO Support tentang Si jago merah.

Natal dan akhir tahun

Tiket arus balik liburan Natal dan akhir tahun, dari Cirebon ke Jakarta, sudah 70 persen terjual. Khususnya untuk keberangkatan tanggal 26 Desember 2010.

Kepala Stasiun Cirebon Adi Purwanto mengatakan, Senin (20/12/2010), dari tujuh jadwal keberangkatan kereta menuju Jakarta pada hari Minggu (26/12) nanti, tiga rangkaian kereta telah habis terpesan. Sedangkan empat kereta lainnya, pemesanannya sudah mencapai 50 persen dari okupansi yang dijual.

Tiga kereta yang sudah habis dipesan adalah untuk kelas eksekutifnya, yaitu dari KA Argojati yang berangkat pukul 14.00 dan dua KA Cirebon Ekspres (Cireks) yang berangkat pukul 15.15 dan 18.15.

Meski sudah habis terjual, masih ada layanan pembelian langsung pada hari keberangkatan. Disediakan 30 persen dari total tempat duduk yang tersedia, ujarnya.

Sementara itu, jadwal keberangkatan Cirebon-Jakarta, tanggal 24-25 Desember, masih banyak yang kosong. Umumnya, penumpang yang berangkat dari Cirebon adalah pekerja atau wisatawan yang berlibur, sehingga permintaan tiket kereta penuh saat akhir liburan.

Diperkirakan, akan terjadi lonjakan penumpang di Stasiun Cirebon sampai 1.600 orang pada hari terakhir liburan panjang akhir pekan ini, meningkat 30 persen dari rata-rata penumpang hariannya 1.300 orang.

Mengenai kereta tambahan, Adi menelaskan belum ada kepastian PT KA Daerah Operasi III Cirebon akan menambah jadwal keberangkatan. Namun, biasanya saat liburan hari raya dan liburan panjang, akan ada penambahan jadwal dan rangkaian.

Kemungkinan, KA Argojati tambahan yang berangkat pukul 21.00 akan disiapkan jika jumlah permintaan tiket meningkat. Masih digodog, akan ada atau tidak. Sebab, harus dilihat dulu berapa banyak jumlah penumpang yang datang ke Cirebon. Paling cepat, jadwal tambahan akan bisa diketahui tiga hari lagi, tambahnya. Demikian catatan online SEO Support tentang Natal dan akhir tahun.

Mahkamah Konstitusi Arsyad Sanusi

Menurut peneliti CETRO, Refly Harun, pengunduran diri hakim Mahkamah Konstitusi Arsyad Sanusi berhubungan dengan masa pensiunnya. Dirinya masih akan menunggu saja hasil kerja Majelis Kehormatan yang direkomendasikan oleh tim investigasi internal MK yang dipimpinnya kemarin.

"Memang tetap kami punya rekomendasi tim, yang saya kira didasarkan pada temuan. Pembentukan majelis kehormatan yang didahului panel etik. Kalau pengunduran itu terjadi, ya mudah-mudahan itu melalui majelis kehormatan dulu," ungkapnya di Hotel Twin Plaza, Sabtu (18/12/2010).

Refly mengatakan, awalnya dia beranggapan Arsyad mengundurkan diri, namun ternyata Refly memahami bahwa Arsyad mengajukan surat pengunduran diri terkait pensiun.

Proses administratif ini pun bisa berlangsung hingga 2-3 bulan sementara Arsyad akan pensiun 14 April mendatang.

"Jadi saya kira, mudah-mudahan panel etik tetap bekerja, bisa rekomendasikan majelis kehormatan. Tapi dengan catatan, pembentukan majelis kehormatan itu jangan dianggap penghinaan terhadap hakim. Jangan begitu," katanya.

Menurutnya, pembentukan majelis kehormatan harus dipandang sebagai forum klarifikasi untuk mencari kebenaran apakah seorang hakim MK diduga melanggar kode etik.

"Harus dibedakan dengan forum di KPK yang dugaan pelanggaran pidana. Ini etika, bukan wilayah pelanggaran pidana," tandasnya. Demikian catatan online SEO Support tentang Mahkamah Konstitusi Arsyad Sanusi.

Senyum Ahmad Nawawi

Senyum Ahmad Nawawi (43) sumringah usai menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 50 juta dari Max Panjaitan, Ketua DPP Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) di Gedung JEC Yogyakarta, Sabtu (4/12/2010).

Warga Dukuh Gubug Rubuh, Desa Getas, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul itu tampak tidak grogi meski berdiri di hadapan Menteri Koperasi dan UMKM Syarifudin Hasan, pejabat Provinsi DIY, dan para tamu undangan. “Perasaan saya biasa saja. Tidak deg-degan karena sudah biasa,” katanya sambil duduk santai di kursi tamu.

Dana pinjaman yang diperolehnya itu rencananya bukan untuk modal usaha semata, melainkan juga ia pakai membangun rumah baru. Kebetulan pembangunan rumah baru miliknya masih butuh suntikan dana untuk merampungkannya.

Rumah barunya yang dibangun masih satu desa dengannya itu memiliki luas tanah 290 meter persegi. “Dana Rp 30 juta dari Rp 50 juta itu akan saya gunakan membangun rumah,” kata pengusaha mebel yang sudah merintis usahanya sejak 1995.

Pengusaha mebel itu hanya memakai Rp 20 juta sisanya untuk tambahan modal usaha. “Selama ini biaya hidup keluarga saya dari usaha mebel. Sebulan omzet jualan mebel Rp 5 juta dengan keuntungan bersih Rp 3 juta,” sahut Siti Rohimah (41), istri Nawawi yang duduk di samping kirinya.

Pemilik langganan mebel hingga daerah Jakarta itu mengaku sudah merintis usahanya 15 tahun lalu. Mereka melaluinya dengan berat, bahkan harus berutang kepada saudara maupun teman-temannya.

Pria dengan dua anak itu sejak pagi sudah ada di lokasi pemberian KUR di Jogja Expo Center Yogyakarta. Ia dijemput petugas Bank BNI yang menyalurkan KUR pukul 08.30 Wib.

Bersama istri, keduanya datang mengenakan baju batik bercorak warna hijau dan kuning. Ia duduk di barisan kedua, di depan tempat duduk mantan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi DIY, Syahbenol Hasibuan.

Adi Prabowo (33), Analis Kredit BNI KLN Wonosari yang mendampingi Nawawi dalam acara tersebut, mengatakan, asalkan usahanya berpotensi untuk maju dan mempunyai semangat kerja yang gigih, maka peluang mendapatkan KUR lebih mudah.

Nawawi mendapat KUR sejumlah Rp 50 juta, dengan jaminan tanah seluas 290 meter persegi. “Saat ini, pinjaman paling rendah adalah Rp 5 juta dan paling tinggi Rp 500 juta.”

Menteri Koperasi dan UMKM Syarifudin Hasan mengatakan, bagi yang mendapatkan KUR, agar tertib mengembalikannya. “Agar saudara-saudara yang lain juga mendapatkan kesempatan yang sama.”

Dalam sambutannya, ia berharap agar pengurus HIPMIKINDO Pusat maupun daerah supaya lebih serius membina usaha kecil dan mikro yang ada. Kontribusi paling tinggi dalam penurunan angka kemiskinan di Indonesia adalah usaha mikro.

Bendoro Raden Ayu (BRAy) Hj Joyokusumo yang baru saja dilantik sebagai Ketua Umum DPD HIPMIKINDO DIY Periode 2010-2015, mengatakan, “Bagi saya, KUR itu merupakan prioritas utama.”

Sebagai ketua umum, salah satu program kegiatannya adalah pembinaan kepada pengusaha kecil secara berkala dan bertingkat, mulai dari tingkat lokal, provinsi, hingga nasional. “Semuanya itu untuk kepentingan para pengusaha kecil di wilayah DIY,” tuturnya.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pembayun mewakili Sri Sultan Hamengku Buwono X yang berhalangan hadir, menjelaskan bahwa KUR jangan dianggap hibah, tapi anggaplah sebagai penyemangat supaya tingkat kreatifitas dan etos kerja masyarakat terus meningkat.

Ia berharap kepada pihak yang terkait agar jangan ada bunga yang memberatkan masyarakat, “Mbok.. yaho mengerti tentang keadaan ekonomi usaha mikro,” tuturnya.

Untuk Nawawi, GKR Pembayun memberikan pesan khusus, “KUR harus untuk usaha, jangan untuk keperluan yang lain, agar ke depan saat mengembalikan tidak keberatan,” pesannya. Demikian catatan online SEO Support tentang Senyum Ahmad Nawawi.