Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan

Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan menelusuri peredaran 21 jenis obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) di daerah ini. Jika ditemukan, produk ilegal dan berbahaya itu akan disita. Kami akan melakukan penelusuran asal usul 21 produk yang tidak memenuhi ketentuan tersebut untuk dilakukan tindakan penyitaan agar peredaran tidak meluas,” ungkap Kepala BBPOM Medan Agus Prabowo kemarin. Agus menuturkan, penelusuran itu merupakan tindak lanjut atas 21 daftar obat tradisional yang mengandung BKO yang dikeluarkan BPOM RI berdasarkan pengawasan sejak Juli 2011.

Dari laporan BPOM RI, tercatat beberapa barang yang dilarang dikonsumsi di antaranya, kopi yang mengandung obat kuat, jamu yang mengandung obat kuat, dan kaplet obat kuat (pil biru). “Barang bukti produk bermasalah telah disita dari produsen dan distributor, ”tuturnya. Adapun 21 obat tradisional yang mengandung BKO tersebut yakni, Poten-Zhi kapsul TR042337421 produksi PT Daxen Indonesia,

Bogor; obat serbuk asam urat nyeri tulang cap Gunung Krakatau dari Citra Herbindo Utama, Jakarta; kapsul Buah Naga dari Lebah Makasar; kapsul Dewa Dewi dari PJ Kurnia, Jawa Tengah; jamu penyehat badan cap Putri Sakti dari CV Putri Sakti Husada, Jawa Timur dan jamu tradisional Jawa Asli cap Putri Sakti dari CV Putri Sakti Husada, Jawa Timur.

Selanjutnya, kapsul telat bulan (Tiauw Keng Poo Sae) dari Tabib Jaya Sakti, Jawa Tengah; jamu serbuk kuat tahan lama Surabaya Madura dari PJ Racikan Madura; kapsul lebah Mutiara asam urat dan obat kapsul gatal-gatal Lebah Mutiara dari perusahaan Jamu Tradisional, Solo; Linu Rat kapsul dari PJ Sido Mekar, MD dan SM obat asam urat nyeri tulang atau kapsul sendi Cicungunya dari PJ Ramuan Dayak, dan obat kapsul kuat dan tahan lama Powerman dari Indo Alam Perkasa,Denpasar.

Kemudian, obat kuat dan tahan lama X Kapsul dari PJ Husodo Jaya; pil anti sakit gigi plus Pak Tani tablet dari Sari Tani, Jawa Tengah; Prima Setia kapsul dari CV Manshuba Indo Herba, Jakarta; kapsul Scorpion dari PJ Sinar Makmur,Madura; kapsul Spider dari PJ Sinar Makmur, Madura; kapsul Tangkur Cobra Laut dari PJ Bima Perkasa; Tiger Fit asam urat flu tulang kapsul dari Akar Tiongkok Indonesia, dan Power Up kapsul dari Tibet Sheng Yang Bioengineering Ltd/PT Woo Tekh Indonesia.

Agus menuturkan, untuk menelusuri peredaran ke-21 produk yang mengandung BKO tersebut, BBPOM Medan telah berkoordinasi dengan lintas struktural. Pihaknya berperan menjadi penyidik dan menyita produk obat dan makanan berbahaya yang beredar di masyarakat. Sedangkan terkait perizinan menjadi wewenang Dinas Kesehatan (Dinkes).“ Toko obat perizinannya ada di Dinas Kesehatan dan BBPOM sudah meminta instansi tersebut untuk menertibkan obat-obatan yang mengandung BKO,”ujarnya.

Dia juga mengharapkan peran aktif masyarakat terhadap produk-produk makanan dan obat-obatan berbahaya yang beredar di pasaran. Masyarakat diimbau untuk teliti sebelum membeli produk-produk dan sebelum mengonsumsinya. “Kalau ada info, tolong sampaikan kepada kami agar masyarakat dapat terlindungi secara optimal,”pungkasnya. Terkait hal ini, Kepala Dinkes Provinsi Sumut Candra Syafei menuturkan bahwa pihaknya telah mengimbau kepada Dinkes kabupaten/kota untuk menindaklanjuti temuan BPOM.

Pengawasan Seharusnya Dilakukan Rutin

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Sumut Nurhasanah meminta BBPOM Medan agar rutin melakukan pengawasan dan penindakan berupa penyitaan. Selama ini, instansi itu terkesan hanya beraksi pada waktu tertentu saja sehingga hasilnya tidak maksimal. “Kenapa BBPOM tidak menjemput bola dengan mendatangi dan mengawasi peredaran barang-barang ilegal serta menindak secara rutin pelakunya. Kalau ini dilakukan secara rutin, paling tidak peredarannya bisa dihadang agar tidak sampai di tengah masyarakat hingga menimbulkan korban.

Anda sedang membaca artikel Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan dan artikel ini url permalinknya adalah http://www.hari.narmadi.net/2011/10/balai-besar-pengawasan-obat-dan-makanan.html
Semoga artikel Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan ini bisa bermanfaat.

Related Posts