Peminat program pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta relatif sedikit, karena pendidikan pada program tersebut selama ini cenderung konservatif dan berorientasi teknis, kata Dekan fakultas itu Triwibowo Yuwono.
"Selama ini pendidikan pascasarjana yang memberikan orientasi pada sistem manajemen kurang dipikirkan. Hal itu menyebabkan jumlah mahasiswa yang terdaftar pada program pascasarjana Fakultas Pertanian UGM pada tahun ini relatif sedikit," katanya di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, jumlah mahasiswa program pascasarjana Fakultas Pertanian UGM pada 2011 tercatat sebanyak 39 orang pada jenjang strata dua (S2) dan 30 orang pada jenjang strata tiga (S3).
"Untuk mengantisipasi sedikitnya jumlah mahasiswa baru program tersebut ke depan perlu dipikirkan kemungkinan reorientasi pendidikan pascasarjana dan pengembangan minat studi yang memberikan peluang mahasiswa untuk mengembangkan pendekatan manajemen dalam bidang keilmuan tertentu," katanya.
Ia mengatakan Fakultas Pertanian UGM berupaya untuk bergerak maju, terus berusaha berbenah diri, dan bertekad untuk mewujudkan visinya menjadi lembaga pendidikan tinggi pertanian dan perikanan yang unggul, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Keunggulan itu berbasis penelitian yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat berdasarkan Pancasila. Hal itu mendorong fakultas ini untuk lebih giat dalam melakukan penyempurnaan sistem pendidikan tinggi pertanian," katanya.
Menurut dia, Fakultas Pertanian UGM pada 2011 mengalokasikan dana penelitian bagi dosen sebesar Rp270 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk membiayai 27 judul penelitian yang berbasis pada pengembangan laboratorium.
"Untuk kegiatan penelitian tingkat mahasiswa pada 2011 terdapat 11 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang berhasil mendapatkan dana dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sebesar Rp63,3 juta," katanya. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Peminat program pascasarjana.
Home » Archives for September 2011
Peminat program pascasarjana
Belajar di bekas balai desa
Ratusan murid Sekolah Dasar Negeri II Sindangsono, Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang, Banten, belajar di bekas balai desa setempat yang sudah tidak terpakai karena sekolah mereka hampir roboh.
"Para murid terpaksa belajar di bekas balai desa setempat karena bangunan sekolah tidak layak lagi ditempati dan dikhawatirkan roboh," kata Badrawi, guru SDN II Sindangsono, saat dihubungi di Tangerang, Selasa.
Para guru sudah beberapa kali melayangkan surat kepada petugas Dinas Pendidikan dan Pemkab Tangerang agar dilakukan perbaikan tapi tidak juga ditanggapi. Menurut dia, jumlah murid SD yang berada di kawasan pantai utara itu sebanyak 339 orang dan sebagian belajar di bekas balai desa.
Kegiatan belajar mengajar para murid pada ruangan yang dianggap tidak layak itu sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir ini. Bangunan sekolah nyaris ambruk, pada bagian dalam terpaksa ditopang mengunakan balok agar genteng dan plafon tidak jatuh.
Demikian pula pada kusen dan pintu sekolah itu sudah dimakan rayap termasuk dinding sudah terkelupas meski sebagian ditambal mengunakan semen. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Belajar di bekas balai desa.
Pihak Rektorat Universitas Negeri Gorontalo
Pihak Rektorat Universitas Negeri Gorontalo (UNG), membantah jika telah terjadi kasus plagiat massal para dosen di perguruan tinggi negeri itu, dalam proses sertifikasi.
Pembantu rektor I bidang akademik, Sarson Pomalato, Senin, menjelaskan, yang terjadi sebenarnya adalah kemiripan redaksi dan substansi kalimat, pada essai yang disusun oleh para dosen, saat proses sertifikasi dosen .
Hal itu menurutnya, terungkap saat essai yang berisikan kinerja para dosen itu, dipindai oleh suatu perangkat lunak anti plagiat dari Dirjen pendidikan tinggi (Dikti). Tidak ada di antara dosen yang saling mencontek, apalagi salling menyalin essai itu," katanya.
Sebelumnya beredar kabar bahwa cukup banyak dosen yang terungkap melakukan plagiat dalam prses sertifikasi dosen, yang sudah berlangsung sejak tiga bulan lalu itu.
Menurut Sarson, dari 150 dosen yang mengikuti kegiatan tersebut, 45 orang di antaranya menulis essay dengan cara dan substansi yang hampir sama. Kami sudah memverifikasi hal itu, dan itu bukan plagiat," katanya menegaskan.
Dia mengatakan, hal serupa juga terjadi di banyak pergurun tinggi di Indonesia, bahkan sekelas Universitas Indonesia dan Institut Tekhnologi Bandung sekalipun.
Sebelumnya, terungkap dua kasus plagiat di perguruan tinggi terbesar di Gorontalo itu, atas kejadian itu, Pihak rektorat langsung membentuk tim pemberantas plagiat di seluruh fakultas yang ada. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Pihak Rektorat Universitas Negeri Gorontalo.
Muhammad Nuh
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh enggan berbicara mengenai isu reshuffle atau perombakan kabinet karena itu ursan yang Maha Kuasa.
"Saya tidak punya komentar tentang reshuffle. Wallahuallam itu urusan yang Maha kuasa," kata M Nuh usai acara Polar Norway Exhibition di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Senin.
Ia enggan berbicara mengenai reshuffle lebih rinci, ia juga tidak mau berkomentar apakah dirinya tetap menjabat menteri atau diganti. Kalau masalah reshufle saya tak punya komentar," katanya menegaskan pernyataannya kembali. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Muhammad Nuh.
Ikatan alumni SMA 70 tahun 1986
Ikatan alumni SMA 70 tahun 1986 (70`86) merenovasi lapangan basket almamaternya di Bulungan yang rusak berat dan sudah tidak berfungsi sebagai salah satu kegiatan temu kangen mereka. Ini merupakan bentuk kegiatan reuni yang bagus. Selain mengadakan reuni dalam bentuk acara temu kangen dan hiburan tapi juga melakukan renovasi lapangan basket yang sudah rusak berat dan tidak berfungsi. SMA 70 Bulungan punya dua lapangan basket, satu darinya telah rusak berat," kata Ketua Komite SMA 70 Bulungan Ricky Agusiady, di Jakarta, Minggu.
Dia secara simbolik melakukan pengerjaan pertama renovasi tersebut dengan cara mengangkut puing-puing kemudian memasukannya ke dalam ember disaksikan para alumni SMA 70 dari berbagai angkatan dan para guru SMA 6 Mahakam. Ini merupakan bentuk kegiatan reuni yang bagus. Selain mengadakan reuni dalam bentuk acara temu kangen dan hiburan tapi juga melakukan renovasi lapangan basket yang sudah rusak berat dan tidak berfungsi. SMA 70 Bulungan punya dua lapangan basket, satu darinya telah rusak berat," katanya.
Wakil Kepala Sekolah SMA 70 Bulungan Sri Wuryani yang hadir pada acara tersebut mengatakan, renovasi lapangan basket ini merupakan model kerjasama tripatrit yang baik. Ini merupakan kerjasama tiga pihak yakni Iluni 70`86, Komite Sekolah, dan manajemen SMA 70 Bulungan - yang baik. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian para alumni yang konkrit dan semoga menjadi contoh dan inspirasi bagi alumni angkatan lainnya dalam mengadakan acara reuni," kata Sri Wuryani.
Ketua Iluni 70`86 sekaligus ketua panitia Adi Lazuardi menjelaskan, "Alumni 70`86 akan mengadakan acara reuni 25 tahun menjadi suatu kenangan yang penuh dengan kenangan dan meninggalkan kesan serta warisan yang baik. Kami mau meninggalkan warisan reuni perak (25 tahun) berupa lapangan basket yang dibangun dengan standar internasional," katanya.
Biaya renovasi lapangan basket menelan biaya sebesar Rp65 juta dan Iluni 70`86 telah mengumpulkan dana sebesar Rp50 juta, sisanya Rp15 juta akan disumbangkan dari komite sekolah, kepala sekolah dan alumni 70 Bulungan dari berbagai angkatan lainnya.
Hal menarik adalah acara tersebut dihadiri oleh kepala sekolah SMA 6 Mahakam dan dua orang guru sebagai tanda hubungan yang baik antara kedua sekolah menengah atas di Jakarta Selatan, di tengah seringnya tawuran antar kedua pelajar kedua SMA tersebut. Bahkan SMA 6 Mahakam mengirimkan karangan bunga sebagai ucapan selamat pada acara tersebut.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh dan inspirasi bagi kegiatan reuni manapun. Kegiatan reuni tidak hanya acara temu kangen dan hura-hura tapi juga membangun sarana sekolah sehingga dunia pendidikan akan memiliki sarana sekolah yang lengkap," kata Adi.
Dengan adanya lapangan basket berstandar internasional diharapkan juga dapat mendorong kegiatan olahraga, terutama basket, di SMA 70 Bulungan yang dapat berdampak pada berkurangnya kegiatan negatif seperti tawuran antar pelajar. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Ikatan alumni SMA 70 tahun 1986.
SMA 70 Bulungan dan SMA 6 Mahakam
SMA 70 Bulungan dan SMA 6 Mahakam tidak akan direlokasi untuk kepentingan bisnis seperti pusat perbelanjaan atau perkantoran sesuai perencanaan DKI Jakarta kawasan Bulungan dan Mahakam adalah kawasan pendidikan.
"Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo telah menegaskan tidak ada rencana relokasi, ruislag, atau menggabungkan SMA 6 Mahakam dan SMA 70 Bulungan karena kawasan ini memang untuk pendidikan," kata kepala sekolah SMA 6 Kadarwati Mardiutama, dalam acara urun rembug SMA 70 Bulungan di Jakarta, Minggu.
Kadarwati mengaku mendapat jaminan dari Gubernur DKI itu setelah bertemu langsung dengannya menyusul kian santernya isu relokasi kedua SMA itu akibat kedua sekolah sering tawuran. Ketua komite SMA 70 Bulungan Ricky Agusiady bahkan berani mengatakan isu relokasi kedua SMA bukan isapan jempol belaka.
Oleh karena itu, tawuran pelajar SMA 70 Bulungan dan SMA 6 Mahakam (beberapa waktu lalu) memang sudah dirancang (oleh pihak tertentu)," katanya. Ricky menunjuk dimanfaatkannya para alumni kedua sekolah yang baru dua atau tiga tahun lulus namun menganggur untuk menghasut pelajar dua SMA di Jakarta Selatan yang bertetangga itu untuk tawuran sehingga ada alasan untuk merelokasi kedua sekolah demi kepentingan komersial.
Ricky mengapresiasi inisiatif para alumni SMA 70 untuk membincangkan masalah tawuran yang menciptakan geger nasional dua minggu lalu itu. Kami menyambut baik sekali peran serta para alumni untuk ikut terlibat dalam masalah tawuran pelajar ini karena tindakan dan kegiatan para pelajar di luar sekolah sudah merupakan tanggungjawab bersama yakni orang tua murid, masyarakat dan alumni," katanya.
Urun rembug adalah salah satu kegiatan Ikatan Alumni 70 angkatan 1986 yang akan menggelar reuni perak (25 tahun) pada Minggu, 9 Oktober 2011, di SMA 70 Bulungan. Dalam acara itu, para alumnus SMA 70 angkatan tersebut menyumbangkan Rp50 juta dari total Rp65 juta yang dibutuhkan untuk merenovasi lapangan basket SMA 70 Bulungan agar sesuai dengan standar internasional.
Sisa Rp15 juta berasal dari komite sekolah, kepala sekolah dan alumni 70 Bulungan dari berbagai angkatan. Yang menarik adalah acara tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah dan dua guru SMA 6 Mahakam sebagai tanda hubungan baik antara kedua SMA di Jakarta Selatan itu. Demikian catatn online SEO Support yang berjudul SMA 70 Bulungan dan SMA 6 Mahakam.
Supriyanto Widodo
Kepala Balai Bahasa Jayapura, Provinsi Papua, Supriyanto Widodo mengatakan eksistensi sejumlah bahasa daerah yang ada di wilayah tersebut terancam punah.
"Sejumlah bahasa daerah yang ada di Papua sangat memprihatinkan dan bisa menuju ke arah kepunahan jika tidak secepatnya mendapatkan perhatian yang serius," katanya di Jayapura, Papua, Sabtu.
Sejumlah bahasa daerah Papua yang terancam kepunahan yakni di Kabupaten Supiori, Teluk Wondama, Kaimana, Merauke dan sejumlah daerah lainnya.
"Seperti bahasa Mapia di kabupaten Supiori yang tinggal menyisakan satu orang penutur bahasa. Bahasa Miere di Kabupaten Kaimana yang tinggal menyisahkan tiga orang penutur bahasa. Di kabupaten Teluk Wondama yakni bahasa Dusner yang penuturnya tinggal dua orang. Dan di Merauke juga demikian," katanya.
"Kami telah melakukan berbagai penelitian terkait bahasa daerah tersebut, dan rata-rata penuturnya sudah usia lanjut," katanya. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Supriyanto Widodo.
Perguruan tinggi memiliki peran strategis
Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas praktik korupsi, kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas.
"Dalam konteks itu, perguruan tinggi dapat berperan aktif mendorong peningkatan integritas nasional dan pemerintahan yang baik," katanya pada Kuliah Umum Program Doktor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, saat ini kampus masih terlalu sering mengurusi hal-hal rutin dan terlalu banyak berteori. Orang-orang kampus seharusnya lebih sering ikut terjun langsung menyelesaikan persoalan publik sehingga tidak berkesan mengisolasi diri dari masyarakat.
"Salah satu upaya yang dapat dilakukan sivitas akademika dalam menyelesaikan persoalan publik termasuk memerangi korupsi adalah dengan memperdalam riset tentang peta korupsi, jaringan korupsi, peta korban dan aktor, modus, dan sistem praktik korupsi," katanya.
Ia mengatakan, kajian ilmiah yang dilakukan perguruan tinggi tentang korupsi berupa riset, skripsi, tesis atau disertasi harus bisa mengidentifikasi problem korupsi dan tata kelola pemerintahan.
"Hal tersebut nantinya bukan hanya penting bagi pengembangan ilmu tapi juga berkontribusi mengatasi krisis kebangsaaan dan kenegaraan," katanya.
Dalam hal ini, menurut dia, dosen harus berperan bukan hanya sebagai pengajar tetapi juga sebagai provokator bagi mahasiswanya. Tentu saja provokasinya dalam hal yang positif.
"Dengan demikian akan terwujud pemerintahan yang bersih. Saya optimistis pemerintahan yang bersih dapat terwujud asalkan kita sistemik dan mau bekerja keras," katanya. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Perguruan tinggi memiliki peran strategis.
Jadwal tetap pelaksanaan ujian nasional
Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Nasional, menggagas jadwal tetap pelaksanaan ujian nasional (UN) untuk memudahkan siswa, guru, sekolah, orang tua siswa dan semua pihak yang berkepentingan dengan UN.
Kepala Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Prof Dr Khairil Anwar Notodiputro MS di Bogor, Sabtu, mengatakan, selama ini Kemdiknas belum memiliki jadwal tetap terkait pelaksanaan UN.
"Ujian Nasional diselenggarakan setiap tahun. Karena itu, Kemdiknas perlu menetapkan jadwal tepat waktu pelaksanaan UN untuk memudahkan semua pihak," papar Prof Khairil Anwar Notodiputro yang ditemui ANTARA di sela-sela Lokakarya Nasional "Manajemen Penyelenggaraan Ujian Nasional 2012: Peningkatan Kualitas, Akseptabilitas dan Kredibilitas Ujian Nasional" di Bogor.
Lokakarya nasional manajemen penyelenggaraan UN 2012 dilangsungkan di Hotel Salak, Jalan Juanda, Kota Bogor, mulai Jumat hingga Minggu, yang digagas bersama oleh Balitbang Kemdiknas dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Dalam lokakarya yang diikuti 166 peserta dari berbagai instansi terkait UN dan daerah se-Indonesia tersebut mengemuka diskusi mengenai perlunya Kemdiknas menetapkan jadwal tetap pelaksanaan UN.
Pada tahun-tahun sebelumnya, ujian nasional biasanya diselenggarakan sekitar bulan April. Namun, karena tidak ada jadwal tetap tahun yang bersifat mengikat, persoalan tersebut kerap dikeluhkan oleh orang tua siswa maupun guru.
"Kami mendapatkan masukan banyak orang tua, guru maupun siswa yang selalu cemas menunggu kepastian waktu pelaksanaan UN. Masukan ini akan menjadi bahan diskusi untuk dirumuskan dalam kebijakan yang akan ditetapkan Kemdiknas," papar Prof Khairil.
Oleh karena itu, mulai 2012 Balitbang akan memberikan masukan kepada Mendiknas agar mengeluarkan jadwal tetap pelaksanaan UN pada setiap tahunnya.
"Kami akan memberikan masukan kepada Pak Menteri, agar mulai 2012 ditetapkan jadwal tahunan penyelenggaraan UN," ujar Khairil. Ia mengutarakan, pihak Balitbang beserta BSNP dan berbagai lembaga terkait UN sedang mendiskusikan mengenai tanggal yang akan dijadikan jadwal tetap pelaksanaan UN tiap tahun.
"Kami akan membahas isu ini secara matang. Termasuk juga akan mempertimbangan masukan dari berbagai pihak, baik dari DPR, DPD, dewan pendidikan, asosiasi guru, media massa, LSM hingga lembaga keagamaan," ujar dia.
Pelibatan banyak pihak dalam proses pengambilan keputusan yang dilakukan Kemdiknas dimaksudkan sebagai upaya membuat hasil UN yang lebih berkualitas, akseptabel dan kredibel. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Jadwal tetap pelaksanaan ujian nasional.
Universitas Negeri Jakarta
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mewisuda sebanyak 2.803 lulusan dalam sidag terbuka senat guru besar UNJ yang dipimpin Rektor perguruan tinggi itu Prof Dr Bedjo Sujanto, MPd, hari Sabtu.
Para lulusan yang diwisuda terdiri dari 370 orang program Diploma, 2034 orang Sarjana, 304 orang Magister Pendidikan, dan 95 orang Doktor. Sampai dengan semester ini, jumlah alumni UNJ sebanyak 78.901 orang.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan 4 hal yang harus dimiliki para lulusan UNJ yaitu berusaha tumbuh menjadi pribadi yang besar, membentuk pribadi yang kokoh dan berkarakter, menjadi pribadi yang mampu berpikir besar, dan menjadi pemenang kehidupan.
"Bekal saudara berupa ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah maupun aktivitas kampus lainnya, akan dianggap berguna, apabila Saudara mampu memberikan peran yang sesuai dengan predikat seorang Sarjana, Magister, ataupun Doktor," katanya.
Rektor mengatakan, tidak ada sesuatu yang baik atau besar, datang dengan tiba-tiba dan terjadi tanpa proses yang benar. Oleh karena itu, perlu melakukan secara benar apa yang diyakini benar, karena dengan cara itulah para lulusan telah berinvestasi demi hari depan.
"Perbanyaklah investasi kebaikan dan persahabatan, dan dengan cara itu berarti saudara sedang menyemai masa depan," katanya.
Ia mengharapkan, agar para lulusan UNJ meraih semua keberhasilan itu dengan perjuangan keras, karena hanya dengan cara itu, akan menjadikan saudara menjadi manusia yang lebih tangguh. "‘Hidup kita adalah hasil pikiran kita’, dan ‘Kehidupan yang besar selalu dimulai dengan impian-impian besar’, demikian kata orang bijak," katanya.
Rektor juga berharap, agar para wisudawan menjadi pemenang dalam kehidupan. "Para pemenang tidak melakukan hal-hal berbeda, mereka hanya melakukan hal-hal biasa, dengan cara yang berbeda," katanya.
"Dengan demikian tugas kita adalah mencari cara yang memungkinkan kita menjadi pemenang. Cara yang kita tempuh tidak harus seragam, yang terpenting adalah ‘ending’ dari proses itu adalah sukses, positif dan konstruktif," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Rektor UNJ memberikan enghargaan kepada mahaiswa berpretasi selama 2010/2011 dari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) yaitu Linda Dwi Putri Juniawan, Juara II Duta Bahasa Nasional 2010, dan menjadi Finalis Abang None Jakarta dan Miss Indonesia 2011.
Dari FMIPA yaitu Eko Widodo, Supriyadi, Ganendrajati, dari Jurusan Fisika, sebagai Finalis Lomba Roket Nasional Komurindo LAPAN di Yogyakarta, 2011. Asep Abdul Gofar, Ali Sibro Malisi, Yosep hidayat, dari Jurusan Kimia, sebagai Finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, di Unhas, 2011.
Kemdian Melia Ferania, Allay Maududi dari jurusan Biologi, terpilih mengikuti riset biologi Molekuler di university of Yamaguchi-Ube Jepang, dibimbing oleh Prof Yokio Hattori & Prof Yasihiro Yamashiro.
Dari Fakultas Teknik (FT) yani Juara III Karate antar mahasiswa se Indonesia di Solo, dikelas Karate Kata Beregu Putri Senior, 2011. Juara II Karate antar mahasiswa se DKI, kelas Kumite, 60 kg putri, 2011. Juara II Karate antar mahasiswa se DKI, kelas Kumite Bebas Putri, 2011.
Kemudian, Juara II Karate se Jawa-Bali, kelas Kumite 68kg Senior Putri, 2011. Juara III Karate antar Kota se Indonesia di Makassar, kelas Kumite 68kg senior putri, 2011. Juara I The Chef Indonesian Indosiar Asian Food, dan Juara Harapan I Pastry Dekorasi kue DKI, a.n Anwar Sanjaya, Tata Boga, 2011.
Dari Fakultas Imu Keolahragaan (FIK) yaitu Juara 1 Futsal antar PT se Indonesia a/n Sapta Sanjaya, dkk, 2010. Juara 2 Karate DKI 2010, Juara 3 Karate Nasional, 2010, Juara 2 Karate senior OSOCUP 2011, Juara II Karate Piala Kasad X, 2011, Juara I Shitoryu Karatedo Championship 2010, Juara III Kejurnas OSOCUP, 2011, a/n Lita Mulia.
Selanjutya Tety Juwati, dkk, Kejohanan Hoki Dewan Terbuka UPSI ke-5, 2010. Prasti Susanto, Juara 3 Kejurnas Karate BKC Banyumas, 2010 dan Alfi Fadly, Medali Perunggu, Renang DKI Jakarta, 2010. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Universitas Negeri Jakarta.
Rektor Universitas Sumatera Utara
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan, Prof Syahril Pasaribu, mengukuhkan dua guru besar tetap, yakni Prof Julia Reveny dari Fakultas Farmasi dan Prof Muhammad Turmuzi dari Fakultas Teknik.
Syahril Pasaribu, pada pidato pengukuhan kedua Guru Besar itu, Sabtu, mengatakan bahwa jabatan guru besar adalah jabatan fungsional tertinggi dalam kapasitas seseorang sebagai tenaga pendidik di perguruan tinggi. Jabatan profesor itu, menurut dia, juga merupakan satu wujud apresiasi dari pemerintah atas prestasi yang telah diraih oleh seorang dosen atau peneliti.
Penetapan jabatan guru besar ini dilakukan setelah melewati proses penilaian terhadap etika dan moral akademik seorang tenaga pengajar, termasuk didalamnya penilaian terhadap kinerja berdasarkan tiga poin penting dalam Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian.
"Dengan upacara pengukuhan ini, maka secara resmi saudara berdua telah diterima sebagai Anggota Tetap Dewan Guru Besar USU. Kami sangat mengharapkan pemikiran-pemikiran saudara untuk mengembangkan dan memajukan USU di masa mendatang," katanya.
Prof Muhammad Turmuzi yang dikukuhkan sebagai Guru Besar tetap dalam bidang Ilmu Azas Teknik Kimia pada Fakultas Teknis USU menyampaikan pidato ilmiahnya berjudul "Produksi Karbon Penapis Molekul dan Aplikasinya Dalam Proses Pemisahan Gas"
Sementara itu, Prof Julia Reveny yang dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap dalam bidang Ilmu Toksikologi Pada Fakultas Farmasi menyampaikan pidato berjudul "Perilaku Hidup Sehat Dalam Mengatasi Senyawa Toksik. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Rektor Universitas Sumatera Utara.
Muhaimin Iskandar
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, menyatakan belum diajak berdialog dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal rencana reshuffle atau perombakan kabinet. Belum. Kita tunggu saja keputusan beliau nanti seperti apa,” kata Muhaimin usai rapat kerja dengan Komisi IX di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 26 September 2011. Ketua Umum PKB itu memilih untuk tidak berkomentar banyak soal rencana reshuffle kabinet.
Menurutnya, terserah Presiden hendak merombak kabinet seperti apa, karena dialah yang mempunyai hak penuh untuk melakukannya. Muhaimin menyatakan, lebih baik ia menunggu keputusan resmi Presiden sebagai pihak yang menilai kinerja pembantu-pembantunya di pemerintahan.
Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyerahkan semuanya kepada Presiden, termasuk apabila jajaran kabinet baru nantinya akan lebih banyak diisi oleh kalangan profesional, dengan mengurangi jatah pos bagi para politisi atau pengganti parpol.
Terlepas dari soal reshuffle, Muhaimin mengaku cukup senang dengan hasil evaluasi Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) terhadap kinerjanya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
“Hasilnya bagus. Kalau lihat hasil penilaian dari UKP4 sih bagus,” kata Muhaimin. Terkait hasil survei LSI yang menyebutkan kasus korupsi di kementerian telah menurunkan kepuasan publik terhadap pemerintah, Muhaimin menjadikan hal itu sebagai masukan untuk memperbaiki performa Kemenakertrans yang saat ini dilanda kasus suap. Makanya saya melakukan konsolidasi terus-menerus. Hal ini kami jadikan momentum untuk perbaikan total,” ujar Muhaimin. Demikian catatan online SEO Support yang berjudul Muhaimin Iskandar.